Minggu, 02 Agustus 2015

Maag, Penyakit yang Menyiksa

halo! udah lamaaaaa banget ga sih saya ga menulis disini ehehehe lebay ya padahal baru juga berapa minggu. terakhir saya menulis itu kalo ga salah pas puasa mau lebaran gitu ya wkwk maklum sih lebaran, jalan sana-sini, tamu ke rumah, jadi gaada waktu buat mengisi blog ini. padahal saya udah membuat garis besar (ceilah) dari beberapa ide yang muncul tiba-tiba, tapi ya berhubung ga sempat terus jadinya lupa-_-. 

well, berhubung kali ini saya sudah mulai kuliah (dan minggu depan UAS) saya sempatkan untuk menulis. sebenarnya saat ini saya sedang tidak dalam kondisi yang prima, iya saya lagi sakit haha. biasa, maag. penyakit lama, cuma kali ini sepertinya yang lumayan parah dari biasanya. sudah hampir seminggu saya tidak bisa makan, setiap makan pasti keluar lagi. dan itu sangat membuat saya menderita lahir dan batin hahaha. 

tulisan saya kali ini berhubungan dengan apa yang saya derita sekarang. yaitu mengenai penyakit maag. yah, iseng-iseng saja saya menulis mengenai apa yang perlu kita ketahui mengenai penyakit yang sebenarnya sangat menyiksa ini.


Secara garis besar, ada 2 jenis penyakit maag, yakni:
  • Gastritis Akut
  • Penyakit maag akut adalah inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) akut dari lambung, dan biasanya terbatas hanya pada muklosa. Penyakit maag akut dapat terjadi tanpa diketahui penyebabnya.[1]
  • Gastritits Kronis
  • Lambung penderita penyakit maag kronis mungkin mengalami inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) kronis dari tipe gangguan tertentu, yang menyebabkan gastritis dari tipe yang spesifik yaitu gastritis kronisa.[1]
Jenis penyakit maag yang dilihat berdasarkan tingkat keparahan, dibedakan menjadi:
  • Maag ringan
  • Maag ringan masih tergolong tahap ringan dimana biasanya setiap orang sudah berada di tahap ini, jika dilakukan pemeriksaan akan terlihat asam lambung berlebih di bagian dinding.
  • Maag sedang
  • Maag pada tahap ini sudah menyebabkan nyeri, sakit dan mual yang menyakitkan.
  • Maag kronis
  • Maag kronis adalah maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag biasa.
  • Kanker lambung
  • Kanker lambung terjadi akibat mikroorganisme yang merugikan, yaitu Helycobacter Pylori.

adapun penyebab dari Maag atau radang lambung itu adalah pola makan yang tidak teratur,  terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu,atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Maag juga bisa terjadi apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag makan dengan porsi yang terlalu banyak. Bagi penderita maag yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat berbahaya sekali dan dapat menyebabkan kematian. tapi, kebanyakan dari orang-orang yang saya kenal yang menderita maag itu (termasuk saya) adalah orang-orang yang pola makannya tidak teratur. saya akui, saya sering menunda-nunda waktu makan. "ah bentar lagi deh, tanggung" adalah kata-kata yang sewring saya ucapkan pada diri saya kalau sudah waktunya makan dan saya sudah lapar tapi saya sedang asik mengerjakan sesuatu. dan akhirnya, yah saya mendapatkan konsekuensinya. semacam you get what you deserve lah hahaha.

dan gejala dari maag ini yaitu yang pasti sakit di bagian ulu hati dan perut sebelah kiri. dan sakitnya itu amat sangat menyiksa. saya sampai keluar keringat dingin apabila maag saya kumat. lalu mual dan muntah. terkadang sampai muntah kuning :'( lalu gatau lah ini setiap orang yang punya penyakit maag atau engga tapi saya selalu bersendawa kalau maag saya sedang kumat. lalu apalagi ya? yah pokoknya sakit di ulu hati itulah yang paling parah. 

Maag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total, maag adalah penyakit yang dapat kambuh apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan, atau sebab lain. Biasanya untuk meredakan atau menyembuhkannya penderita harus mengkonsumsi obat jika diperlukan. Tetapi maag dapat di cegah, yaitu dengan cara makan teratur, makan secukupnya, cuci tangan sebelum makan dan jangan jajan sembarangan.

Obat-obatan untuk sakit maag umumnya dimakan dua jam sebelum makan dan dua jam sesudah makan. Adapun dengan tujuan obat dikonsumsi dua jam sebelum makan yaitu untuk menetralisir asam lambung, karena pada saat tersebut penumpukkan asam lambung sudah sangat banyak dan di dalam lambung penderita pasti telah terjadi luka-luka kecil yang apabila terkena asam akan terasa perih. Kemudian obat yang diminum dua jam sesudah makan bertujuan untuk melindungi dinding lambung dari asam yang terus diproduksi. Akhirnya dua jam setelah makan, asam yang di lambung akan terpakai untuk mencerna makanan sehingga sudah ternetralisir dan tidak akan melukai dinding lambung.

Obat-obatan yang biasanya digunakan:
  • Antasida (Menetralisir asam lambung dan menghilangkan rasa nyeri)
  • Pompa Proton pencegah pertumbuhan bakteri (Menghentikan produksi asam lambung dan menghambat infeksi bakteri helicobacter pylori)
  • Agen Cytoprotektif (Melindungi jaringan mukosa lambung dan usus halus)
  • Obat anti sekretorik (Mampu menekan sekresi asam)
  • Pankreatin (Membantu pencernaan lemak, karbohidrat, protein dan mengatasi gangguan sakit pencernaan seperti perut kembung, mual, dan sering mengeluarkan gas)
  • Ranitidin (Mengobati tukak lambung)
  • Simetidin (Mengobati dispepsia)
Selain itu penyakit ini dipercaya memiliki beberapa jenis minuman dan makanan yang kurang baik untuk dikonsumsi yaitu:
  1. Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung antara lain : kopi, anggur putih, sari buah sitrus, dan susu.
  2. Makanan yang sangat asam atau pedas seperti cuka, cabai, dan merica (makanan yang merangsang perut dan dapat merusak dinding lambung).
  3. Makanan yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan lambung. Karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung antara lain makanan berlemak, kue tar, coklat, dan keju.
  4. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan seperti alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
  5. Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan juga yang terlalu banyak serat, antara lain:

  • sayuran tertentu seperti sawi dan kol
  • buah-buahan tertentu seperti nangka dan pisang ambon
  • Makanan berserat tinggi tertentu seperti kedondong dan buah yang dikeringkan
  • Minuman yang mengandung banyak gas (seperti minuman bersoda).
Selain itu, kegiatan yang dapat meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindari, antara lain makan permen khususnya permen karet serta merokok.

dan juga ada tambahan larangan dari dokter yaitu makanan yang bersantan! huhu, serius deh saya sampai bingung gatau mau makan apalagi karena semua makanan yang saya suka itu pantangan buat orang yang menderita maag-_-.
yap sekian dulu informasi mengenai maagnya ya!

ciao!

reference:
http://id.wikipedia.org/Maag 


Rabu, 15 Juli 2015

Hukuman Disiplin Bagi Pegawai Negeri Sipil





Ada 3 jenis hukuman yang akan diterima PNS apabila PNS tidak mematuhi aturan dan melanggar kewajibannya.
  1. Hukuman disiplin ringan;
  2. Hukuman disiplin sedang; dan
  3. Hukuman disiplin berat.


Hukuman disiplin ringan:
  • Teguran lisan;
  • Teguran tertulis; dan
  • Pernyataan tidak puas secara tertulis


Hukuman disiplin sedang:
  • Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun;
  • Penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun; dan
  • Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun.


Hukuman disiplin berat:
  • Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun;
  • Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah;
  • Pembebasan dari jabatan;
  • Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS; dan Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Kewajiban dan Larangan Pegawai Negeri Sipil



Kewajiban dan hak PNS serta Disiplin PNS Secara Keseluruhan diatur dalam PP No.53 Tahun 2010.


Kewajiban Pegawai Negeri Sipil:
  • Mengucapkan sumpah/janji PNS
  • Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pemerintah.
  • Menaati segala peraturan perundang-undangan
  • Melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab
  • Menjunjung tinggi kehormatan Negara, pemerintah, dan martabat PNS
  • Mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan sendiri, seseorang,dan/atau golongan
  • Memegang rahasia jabatan yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan
  • Bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara
  • Melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan negara atau Pemerintah terutama di bidang keamanan, keuangan, dan materiil
  • Pegawai Negeri Sipil memiliki kewajiban dalam memberikan informasi dengan cepat kepada atasan, jika mengetahui berbagai hal yang dapat memberikan kerugian atau berbahaya terhadap Pemerintah
  • Masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja
  • Mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan
  • Menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya
  • Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat
  • Membimbing bawahan dalam melaksanakan tugas
  • Memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan karier
  • Menaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang



Larangan Pegawai Negeri Sipil:
  • Menyalahgunakan wewenang
  • Menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain
  • Tanpa izin Pemerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk negara lain dan/atau lembaga atau organisasi internasional
  • Bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing
  • Memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah
  • Memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barangbarang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah
  • Memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun untuk diangkat dalam jabatan
  • Menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapapun juga yang berhubungan dengan jabatandan/ataupekerjaannya
  • Bertindak sewenang wenang terhadap bawahannya
  • Melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan suatu tindakan yang dapat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayanisehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani
  • Menghalangi berjalannya tugas kedinasan
  • Memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan cara:

  1. ikut serta sebagai pelaksana kampanye
  2. menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS PNS sebagai peserta kampanye hadir untuk mendengar, menyimak visi, misi, dan program yang ditawarkan peserta pemilu, tanpa menggunakan atribut Partai atau PNS
  3. sebagai peserta kampanye dengan mengerahkan PNS lain;dan/atau
  4. sebagai peserta kampanye dengan menggunakan fasilitas negara

  • Memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden dengan cara:

  1. Membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau
  2. Mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum,selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan,ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat.

Senin, 13 Juli 2015

“24 hours a day, seven days a week. No job is too big, no fee is too large." - Ghostbusters






Itu adalah pengertian dari etika kerja yang saya kutip dari sebuah situs ternama dan tidak diragukan lagi keabsahannya, hehe. Sebenarnya, ada dua hal yang akan saya ingin bahas kali ini, yaitu etika kerja dan etika profesi. Tapi saya ingin lebih membahas mengenai etika kerja, jadi etika profesinya hanya mengenai pengertiannya saja ya hehe.


Etika profesi ini pengertiannya tidak jauh berbeda dengan etika kerja. Namun, untuk etika profesi, ia lebih menjurus ke para profesional di bidangnya masing-masing. Kalau cakupan etika kerja itu menyeluruh bagi semua orang, nah kalau etika profesi ini, lebih kepada profesionalnya. Etika profesi atau etika profesional (professional ethics) merupakan suatu bidang etika (social) terapan. Etika profesi berfungsi sebagai panduan bagi para professional dalam menjalani kewajiban mereka memberikan dan mempertahankan jasa kepada masyarakat yang berstandar tinggi. Etika profesi pada dasarnya berkaitan dengan penerapan standar moral atau prinsip-prinsip etika yang telah ada ke dalam praktik kehidupan profesi. Etika profesi dikodifikasikan secara formal ke dalam bentuk kode etik (code of ethics) atau kode (aturan) perilaku (code of conducts) profesi yang bersangkutan. Meskipun etika profesi dibedakan dari etika kerja, kerangka dan prinsip-prinsip yang dicakup etika profesi tetap dapat diberlakukan sebagai etika kerja.


Berikut perbedaannya yang dapat disimpulkan:

Etika Kerja -> Profesional dan Non Profesional

Etika Profesi -> Profesional dan mempunyai keahlian khusus yang dapat dipertanggungjawabkan. Profesional memiliki karakteristik khusus dari segi pendidikan atau pelatihan, pengetahuan, pengalaman, dan hubungan dengan klien, yang membedakannya dari pekerja non-profesional.


Kembali lagi ke etika kerja, terkadang ada yang menyebutnya etos kerja. Nah, etos kerja itu sendiri kalau menurut saya adalah bagaimana sebuah bangsa memandang atau menyikapi sebuah pekerjaan. Dan biasanya, orang dengan etos kerja yang tinggi, menganggap bahwa pekerjaannya merupakan hal yang sangat penting dan bekerja selalu dengan maksimal. Sedangkan orang yang memiliki etos kerja rendah, mereka hanya menganggap pekerjaan itu sebagai sebuah beban dan mereka tidak optimal dalam melakukan pekerjaan mereka.


Mari kita ambil contoh negara dengan etos kerja yang tinggi, yaitu Jepang. Rata-rata pekerja di Jepang menghabiskan waktu mereka di kantor hingga 13 jam dalam satu hari. Mereka memiliki pemikiran bahwa mereka harus optimal dalam bekerja. Sebenarnya, dahulu bangsa Jepang bukanlah bangsa yang memiliki etos kerja yang tinggi. Mereka lebih suka bersantai dibanding bekerja keras. Namun, setelah mereka kalah di Perang Dunia ke-2, mereka bekerja keras untuk membangun lagi kehidupan mereka. Mereka bekerja dengan sangat keras untuk bertahan hidup karena di masa itu perekonomian mereka kacau balau dan banyak sekali pengangguran. Di kondisi yang seperti itu, secara tidak langsung menempa kedisiplinan dan membentuk etos kerja mereka yang tinggi, yang kemudian ditularkan kepada generasi seterusnya melalui konsep moral yang ketat dengan jalur pendidikan. Dan dengan etos kerja dan disiplin yang tinggi tersebutlah sekarang Jepang sudah bisa disejajarkan kedudukannya dengan negara-negara di Eropa dan dengan Amerika Serikat.


Berikut adalah prinsip-prinsip yang dianut oleh bangsa Jepang hingga mereka menjadi seperti sekarang ini.

Prinsip Bushido
Prinsip tentang semangat kerja keras yang diwariskan secara turun- menurun. Semangat ini melahirkan proses belajar yang tak kenal lelah. Awalnya semangat ini dipelajari Jepang dari barat. Tapi kini baratlah yang terpukau dan harus belajar dari Jepang.

Prinsip Disiplin Samurai
Prinsip yang mengajarkan tidak mudah menyerah. Para samurai akan melakukan harakiri (bunuh diri) dengan menusukkan pedang ke perut jika kalah bertarung. Hal ini memperlihatkan usaha mereka untuk menebus harga diri yang hilang akibat kalah perang. Kini semangat samurai masih tertanam kuat dalam sanubari bangsa Jepang, namun digunakan untuk membangun ekonomi, menjaga harga diri, dan kehormatan bangsa secara teguh. Semangat ini telah menciptakan bangsa Jepang menjadi bangsa yang tak mudah menyerah karena sumber daya alamnya yang minim juga tak menyerah pada berbagai bencana alam, terutama gempa dan tsunami.

Konsep Budaya Keishan
Perubahan secara berkesinambungan dalam budaya kerja. Caranya harus selalu kreatif, inovatif, dan produktif. Konsep Keisan menuntut kerajinan, kesungguhan, minat dan keyakinan, hingga akhirnya timbul kemauan untuk selalu belajar dari orang lain.

Prinsip Kai Zen
Mendorong bangsa Jepang memiliki komitmen tinggi pada pekerjaan. Setiap pekerjaan perlu dilaksanakan dan diselesaikan sesuai jadwal agar tidak menimbulkan pemborosan. Jika tak mengikuti jadwal, maka penyelesaian pekerjaan akan lambat dan menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, perusahaan di Jepang menerapkan peraturan “tepat waktu”. Inilah inti prinsip Kai Zen: optimal biaya dan waktu dalam menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.


Dan sebenarnya, etos kerja yang tinggi ini sudah menjadi ‘candu’ bagi bangsa Jepang. Banyak juga sebenarnya pekerja yang tidak melakukan apa-apa hanya duduk-duduk saja di kantor sepanjang hari, tak mengerjakan hal penting, dan lain sebagainya hanya demi semangat kerja tim dan dianggap memiliki etos kerja yang tinggi seperti orang-orang yang memang memiliki etos kerja yang tinggi. Dan hal ini juga menyebabkan kurangnya produktivitas dari pekerja tersebut.


Menurut saya sih, etos kerja itu sebenarnya harus datang dari diri kita sendiri. Bukan karena alasan seperti karena bangsa kita sudah terkenal dengan etos kerjanya yang tinggi, kita juga harus bisa seperti itu, tapi dengan terpaksa. Seharusnya etos kerja yang tinggi itu sendiri harus datang dari dalam diri kita agar apa pun yang kita kerjakan bisa selesai dengan optimal dan kita harus mengerjakannya secara maksimal.



References:






Sabtu, 11 Juli 2015

Macam-Macam Gaya Kepemimpinan

Yuhuuu! Masih berbicara seputaran kepemimpinan, di tulisan kali ini saya akan menjelaskan mengenai gaya kepemimpinan. Yaelah kenapa juga mau mimpin orang pake gaya-gayaan segala? Hahaha iyalah! Agar lebih jelas dan terarah bagaimana cara seseorang akan memimpin. Dan juga agar kita tahu bagaimana sifat dan watak orang yang memimpin kita. Apakah dia lembut dan baik hati atau keras dan tegas. Dan juga gaya kepemimpinan sangat diperlukan dalam memimpin suatu golongan atau organisasi agar tujuan dari dibentuknya golongan atau organisasi itu dapat tercapai dengan kerja sama dari orang-orang yang berada dalam organisasi itu karena gaya kepemimpinan pemimpinnya cocok untuk memimpin orang-orang yang berada dalam organisasi tersebut. Nah, berikut adalah beberapa tipe gaya kepemimpinan. Selamat membaca!




GAYA KEPEMIPINAN DIPLOMATIS
Kelebihan gaya kepemimpinan diplomatis ini ada di penempatan perspektifnya. Banyak orang seringkali melihat dari satu sisi, yaitu sisi keuntungan dirinya. Sisanya, melihat dari sisi keuntungan lawannya. Hanya pemimpin dengan kepribadian putih ini yang bisa melihat kedua sisi, dengan jelas! Apa yang menguntungkan dirinya, dan juga menguntungkan lawannya. Kesabaran dan kepasifan adalah kelemahan pemimpin dengan gaya diplomatis ini. Umumnya, mereka sangat sabar dan sanggup menerima tekanan. Namun kesabarannya ini bisa sangat keterlaluan. Mereka bisa menerima perlakuan yang tidak menyenangkan tersebut, tetapi pengikut-pengikutnya tidak. Dan sering kali hal inilah yang membuat para pengikutnya meninggalkan si pemimpin.

GAYA KEPEMIMPINAN OTORITER
Kelebihan model kepemimpinan otoriter ini ada di pencapaian prestasinya. Tidak ada satu pun tembok yang mampu menghalangi langkah pemimpin ini. Ketika dia memutuskan suatu tujuan, itu adalah harga mati, tidak ada alasan, yang ada adalah hasil. Langkah–langkahnya penuh perhitungan dan sistematis. Dingin dan sedikit kejam adalah kelemahan pemimpin dengan kepribadian merah ini. Mereka sangat mementingkan tujuan sehingga tidak pernah peduli dengan cara. Makan atau dimakan adalah prinsip hidupnya.

GAYA KEPEMIMPINAN MORALIS
Kelebihan dari gaya kepemimpinan seperti ini adalah umumnya Mereka hangat dan sopan kepada semua orang. Mereka memiliki empati yang tinggi terhadap permasalahan para bawahannya, juga sabar, murah hati. Segala bentuk kebajikan ada dalam diri pemimpin ini. Orang–orang yang datang karena kehangatannya terlepas dari segala kekurangannya. Kelemahan dari pemimpinan seperti ini adalah emosinya. Rata-rata, orang seperti ini sangat tidak stabil, kadang bisa tampak sedih dan mengerikan, kadang pula bisa sangat menyenangkan dan bersahabat.



Adapun 4 gaya kepemimpinan dasar, yaitu:

Kekompakan tinggi dan kerja rendah
Gaya kepemimpinan ini berusaha menjaga hubungan baik, keakraban dan kekompakan kelompok, tetapi kurang memperhatikan unsur tercapainya tujuan kelompok atau penyelesaian tugas bersama. Inilah gaya kepemimpinan dalam perkumpulan social. Rekreatif,yang sebagian besar ditujukan untuk hubungan antar anggota. Namun gaya ini dapat cocok dan tepat untuk kelompok yang di waktu lampau pernah berkembang baik dan efektif, tetapi menghadapi masalah atau situasi yang memacetkan atau melenyapkan semangat anggota. Gaya kepemimpinan ini baik untuk mempengaruhi semangat kelompok dan memotivasi mereka. Gaya kepemimpinan baik juga buat kelompok yang di waktu lampau kurang mempengaruhi pribadi para anggotanya dan terlalu sibuk dengan urusan menyelesaikan masalah atau situasi yang menekan, demi tercapainya tujuan bersama.

Kerja tinggi dan kekompakan rendah
Gaya kepemimpinan yang menekankan penyelesaian tugas dan pencapaian tujuan kelompok. Gaya kepemimpinan ini menampilkan gaya kepemimpinan yang direktif. Gaya kepemimpin ini tepat digunakan dalam persaingan dagang yang ketat serta dalam militer.

Kerja tinggi dan kekompakan tinggi
Gaya kepemimpin yang mengutamakan kerja dan kekompakan tinggi baik digunakan dalam pembentukan kelompok. Pemimpin perlu menjadi model untuk kelompok dengan menunjukkan perilaku yang membuat kelompok efektif dan puas. Tujuan yang sebaiknya dicapai adalah membantu kelompok menjadi kelompok yang matang, yang mampu menjalankan kedua tugas kepemimpinan diatas. Gaya kepemimpin ini menjadi tidak cocok dipakai jika tugas dan kekompakan kelompok telah diselesaikan anggota kelompok dengan baik.

Kerja rendah dan kekompakan rendah
Gaya kepemimpinan yang kurang menekankan penyelesaian tugas dan kekompakan kelompok cocok buat kelompok yang telah jelas sasaran dan tujuannya. Gaya kepemimpinan ini merupakan gaya kepemimpinan yang menggairahkan untuk kelompok yang sudah jadi. Gaya kepemimpin ini tidak cocok digunakan kelompok yang belum jadi. Gaya kepemimpinan ini lemah dan tidak akan menghasilkan apa pun.






Reference: